Pengenalan Ulumul Hadits 0

gilang samudra el-Muhith | 07.25 |



"ulumul Hadits secara bahasa terdiri dari dua suku kata, pertama, "'Ulum" bentuk jamak (plural) dari kata al-ilmu yang artinya ilmu, jadi "'Ulum" memiliki arti "ilmu-ilmu/banyak ilmu".kedua al-Hadits,di kalangan Ulama Hadis berarti “segala sesuatu yang disandarkan kepada nabi SAW dari perbuatan, perkataan, taqrir(persetujuan), atau sifat.” (Mahmud al-thahhan, Tatsir Mushthalah al-hadist (Beirut: Dar Al-qur’an al-karim, 1979), h.14)
'Ulumul Hadits memiliki peranan penting dalam menjaga orisinalitas sebuah hadits. Terutama setelah wafatnya khalifah Umar bin al-Khattab dimana semakin terbuka lebarnya pintu fitnah ditubuh umat. Tidak terelakkan lagi banyak penguasa demi kepentingan kelompoknya membuat hadits palsu untuk mengagungkan kelompaknya masing-masing, hal ini yang terjadi antara dinasti Mu'awiyah dan pengikut 'Ali (bukan shahabat 'Ali). Atau sebab lain yang memotifasi untuk mengaku-ngaku mengtasnamakan sabda Nabi SAW.
Maka dengan 'ulumul Hadits ini kita dapat mengetahui tingakatan-tingakatan hadits, Kualifikasi dari Perawi(yang menerima dan menyampaikan hadits). Karena ada hadits yang dho'if tapi karena ada hadits yang semakna dengannya sehingga mengangkat derajat hadits pertama sehingga bisa jadi ia masuk kategori hasan.dll.Atau ada seorang perowi yang saat menyampaikan sebuah hadits kekuatan hafalannya masih kuat(Dhobtul Hifdzi) akan tetapi pada saat menyampaikan hadits lain (karena sudah tua,terbakar kitabnya)kekuatan hafalannya sudah lemah (suu'ul hifdzi),bagaimana kedudukan perawi seperti ini dan bagaiamana kedudukan haditsnya. Melalui 'ulumul hadits yang dihimpun oleh ulama terdahulu akan diketahui keshahihan sebuah hadits. Sehingga bersihlah Din ini dari syubhat-syubhat yang akan merusak dua wasiat Nabi SAW.Al-Qur'an dan al-Hadits.
SEBUAH RENUNGAN :
Rasulullah saw bersabda: Akan senantiasa ada sekelompok orang di antara ummatku yang menampakkan kebenaran, orang-orang yang menyelisihi mereka tidak akan mencelakainya sehingga datangnya hari kiamat.
Ibnu al-Mubarak berkata: Mereka itu menurutku adalah ashabu al-hadis(Para ahli Hadits). Riwayat al-Khathib dalam Syarf Ashabi al-Hadis no. 42 dengan sanad yang shahih.
Yang hak itu tidak bisa disatukan dengan yang bathil,semoga kita termasuk kelompok itu. sesuai dengan kafasitas kita masing-masing.
/el-muhith/

0 Responses So Far:

 
gilang samudra Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS